Saturday, June 2, 2012

Halaman 28

Barangsiapa bermimpi terlambat melaksanakan shalat fardhu dan tidak menemukan  tempat untuk melakukannya, maka itu ber-arti ia tidak akan sanggup memperoleh apa yang diinginkannya. Dan jika seseorang bermimpi melakukan shalat berjama'ah dengan seke-lompok orang yang lurus shafnya, maka tu berarti mereka banyak bertasbih dan bertahlil. Alalh SWT berfirman, "Dan sesungguhnya kami benar-benar bershaf-shaf [dalan menunaikan perintah Allah]. Dan sesungguhnya kami benar-benar bertasbih [kepada Allah]. " (QS. ash-Shafat: 165-166)
Sedangkan mimpi meninggalkan shalat fardhu menandakan peremehan syariat. Sujud dalam mimpi melambangkan keberun-tungan, tobat, harta kekayaan, umur yang panjang dan keselamatan dari marabahaya. Adapun mimpi sujud kepada Allah di atas sebuah gunung menandakan bahwa si pemilik mimpi akan me-nundukkan seorang lelaki yang kuat. Sedangkan mimpi sujud kepada selain Allah SWT menandakan bahwa si pemilik mimpi tidak dapat memenuhi kebutuhannya, kekalahan bagi seorang prajurit, dan kerugian bagi seorang pedagang.
Jika seseorang bermimpi berdiri dalam shalat lalu ia tidak juga ruku' sampai habis waktu-nya, itu menandakan bahwa ia enggan membayarkan zakat sehingga dia tidak melakukannya. Dan jika seseorang bermimpi melakukan shalat kemudian ia memakan madu berarti ia akan menggauli isterinya dalam keadaan sedang berpuasa. Adapun mimpi melakukan sujud tasyahud menandakan kesedihannya akan terhapus dan kebutuhannya akan terpenuhi. Dan apabila seseorang bermimpi mengucapkan salam lalu ia ke luar dari shalatnya sesudah menyelesaikannya, maka ia akan ke luar dari kedukaan dan kekhawatirannya. Sedangkan jika seseorang bermimpi mengucapkan salam ke kiri dan ke kanan, maka ia akan dibingungkan dengan permasalahan yang dialaminya.
Apabila dalam mimpinya seseorang melakukan shalat ke arah kiblat, maka ia akan istiqamah dalam menjalankan agama. Sedangkan jika seseorang bermimpi shalat ke arah barat (bukan kiblat), maka itu menandakan kejelekan cara beragamanya dan kelancangannya untuk melakukan maksiat, karena itu adalah kiblat orang-orang Yahudi yang lancang menjadikan hari Sabtu sebagai hari untuk menangkap ikan padahal Allah SWT melarang mereka melakukannya di hari tersebut dan menghalalkan memancing pada hari-hari lainnya. Adapun jika seseorang bermimpi melakukan shalat ke arah timur, maka itu menandakan bahwa ia membuat hal-hal baru yang bathil serta menyibukkan diri dalam urusan yang tidak benar, karena ini adalah kiblat orang-orang Nashrani. Mimpi melakukan shalat dengan punggung menghadap kiblat menandakan bahwa orang yang melihat mimpi ini telah melemparkan Islam ke belakang punggungnya (meremehkan ajaran-ajaran Islam) dengan melakukan dosa-dosa besar. Adapun mimpi tidak menemukan arah kiblat menandakan kebingungan dalam suatu urusan. Barang-siapa bermimpi melaksanakan shalat tidak mengarah ke kiblat, tetapi ia memakai pakaian putih-putih dan membaca Al-Qur'an se-bagaimana yang diperintahkan kepadanya, maka orang tersebut akan dianugerahi ibadah haji. Sebagaimana Allah SWT berfirman, "Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka kemana pun kamu menghadap disitulah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Mahaluas [rahmat-Nya] lagi Maha Mengetahui." (QS. al-Baqarah: 115)
Jika seorang yang bukan imam bermimpi mengimami sekelompok orang dalam shalat, maka ia akan mendapatkan kedudukan yang terhormat dan ditaati di daerah tersebut, apabila daerah tersebut berpenghuni. Dan jika dia mengimami mereka dengan menghadap kiblat dan melaksanakan shalat secara sempurna berarti dia akan berlaku adil dalam kekuasaannya. Sedangkan jika dia bermimpi melakukan perubahan dan pengurangan atau penambahan dalamnya, maka itu menandakan bahwa segala hal dibolehkan dalam kekuasaannya dan dia akan jatuh miskin serta hartanya akan dicuri.


No comments:

Post a Comment